KåSih Ibu

Mei 15, 2008 at 6:46 am 8 komentar

Ini adalah cerita mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang
mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di
dapur.Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang
bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan
lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan
membacanya.

OngKos upah membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu Halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000
>>
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang
raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan
menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) OngKos mengandungmu selama 9bulan-GRATIS
2) OngKos tidak tidur semalaman karena menjagamu – GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu – GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu – GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca.
Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”.
Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu
didepan surat yang ditulisnya: “Telah Dibayar”
jika kamu menyayangi ibumu, “BERITAHULAH” kepada sahabat – sahabatmu yang lain.

Bila :
1 orang :Kamu tidak sayang ibumu
2-4 orang :Kamu sayang ibumu
5-9 orang :Bagus! Ternyata Kamu Sayang juga Kepada Ibumu
10/lebih : Waahhhh….Kamu disayangi Ibumu dan juga akan
disayangi anak anakmu dan …semua orang…

Iklan

Entry filed under: cuap - cuap.

kecelakaan Ya Allah

8 Komentar Add your own

  • 1. JoEy D`JuVe  |  Mei 15, 2008 pukul 9:45 am

    Surga Ada dibawah Telapak kaki Ibu… *nyari-nyari*

    Balas
  • 2. edy  |  Mei 16, 2008 pukul 12:26 am

    buuu… kok gelap sih??

    Balas
  • 3. herry setyawan  |  Mei 16, 2008 pukul 12:54 am

    MOM IS THE BEST

    Balas
  • 4. Jendral Bayut™  |  Mei 16, 2008 pukul 2:51 am

    luv u mom

    Balas
  • 5. Riri  |  Mei 16, 2008 pukul 10:27 am

    thank’s mom, miss u mom.

    Balas
  • 6. Febra  |  Mei 16, 2008 pukul 7:04 pm

    waduh, yang terakhir itu loh…ga nyambung banget 😛

    Balas
  • 7. Edi Psw  |  Mei 17, 2008 pukul 8:07 am

    Begitu mulianya, Ibu.
    Pengorbanannya tanpa pamrih.

    Balas
  • 8. zriri98  |  Mei 22, 2008 pukul 8:02 am

    @Joey D’Juve : emang ada disitu??

    @Oom caplang : gelap kenapa? mati lampu kali? makanya gelap gitu, hayooooooooo

    @herry setyawan : the best daaah

    @Oom jendral : luv u too………. *perwakilan dari mamah Oom*

    @bang febra : abang…………….. yang penting the best mom!!!

    @Oom ediPsw : tanpa perhitungan pula.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tweetku

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

KBBC


%d blogger menyukai ini: