Archive for Februari, 2011

Mohon Ngerti

Aq cuma wanita biasa yang punya perasaan lembut dan fikiran normal, aq lemah, aq hanya ingin kamu ngerti yang aq suka apa dan yang aq ga suka itu apa, itu ajah ga lebih dari itu. Mohon ngerti aq, tentang perasaan aq, hal kecil dengan kamu ngetik kata “yuk” aq ga suka kalau pke “k” “yu” biasa aja emang ga bisa?

Maaf

Februari 25, 2011 at 2:57 am Tinggalkan komentar

Terjadi lagi

Sindrom seperti ini yang sekarang sedang menghantam saya, entah apa yang sedang terjadi kepada saya, saya sendiri saja tidak tau saya kenapa *oonnya keliatan* takut berakibat fatal, mesti kontrol emosi. Semoga tidak fatal.

Februari 22, 2011 at 12:12 pm 3 komentar

Cinta dan benci

bagaimana cara membuatmu bahagia
nyaris ku menyerah jalani semua
tlah berbagai kata ku ungkap percuma
agar kau percaya cintaku berharga

tak kuat ku menahanmu, mempertahankan cintaku
namun kau begitu saja, tak pernah merindu

reff:
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa

apa kau mengerti ku sedih sendiri
tanpa ada kamu ku merasa sepi

tlah lama ku menantimu, diam sendiri menunggu
setengah hati mencinta, ku sakit karenamu

ku sakit karenamu

sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci

sungguh aku tak bisa membenci dirimu
sesungguhnya aku tak mampu
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci
cinta dan benci yang ku rasa

Februari 21, 2011 at 1:18 am 2 komentar

Selangkah lagi

Tinggal selangkah lagi…tapi…hanya bisa berdo’a semoga menjadi yang terbaik dari yang baik….amin

Februari 14, 2011 at 12:28 pm 3 komentar

Beberapa pendapat

Ada beberapa faktor yang membuat anak merasa terbebani oleh banyaknya keinginan orangtua:

–  Anak selalu menjadi imbas kemarahan orangtua, bisa karena masalah    pribadi antara suami istri sekalipun masalah keuangan,
– Orangtua sering memaksakan kehendak mereka seperti di dunia pendidikan si anak, tentang jodoh dan pekerjaan,                                                                                  – Mereka terlalu cuek terhadap perkembangan pikiran anak,
– Perkataan kasar yang sering dilontarkan kepada si anak,etc.

Selain itu semua masih banyak lagi faktornya, dan mengapa sebagian daripada orangtua yang selalu begitu tak pernah intosfeksi diri ketika si anak mulai merasa depresi dan mulai memperlihatkan sifat – sifat yang memang sudah tidak wajar,
seharusnya orangtua bisa mengenal sifat anaknya, mengerti kondisi keadaan sianak, bisa memahami, wajar ketika banyak anak yang berontak, bandel, susah nurut dengan keinginan orangtua. Ketika orangtua mau berbicara baik -baik dan bisa memahami si anak, ga ada lagi anak yang berontak, bandel dan ga nurut. Seperti di dunia pendidikan, banyak orangtua yang selalu memaksa untuk anaknya sekolah disinilah disanalah ngambil jurusan inilah itulah, seharusnya tidak seperti itu, orangtua mesti bertanya kepada si anak pengennya si anak seperti apa, dan kalau memang orangtua punya usulan beritahu anak supaya si anak mendapatkan referensi dia medti kemana. Engga mungkin ada asep klo ga ada api. Anak sangat berharga bagi orangtua, begitu juga orangtua sangat berharga bagi anak. Anak sangat sayang sekali kepada orangtua, begitu juga orangtua sayang terhadap anaknya. Ga ada orangtua yang menyesal telah melahirkan anaknya kedunia ini, hanya orangtua yang ga punya perasaan dan ga punya akal sehat yang menyesal telah melahirkan anaknya.

Mungkin ini hanya pandangan saya saja

 

Ex: Aku hanya ingin bebas tapi masih dalam batas wajar!

Februari 3, 2011 at 12:12 pm 3 komentar


KBBC