Beberapa pendapat

Februari 3, 2011 at 12:12 pm 3 komentar

Ada beberapa faktor yang membuat anak merasa terbebani oleh banyaknya keinginan orangtua:

–  Anak selalu menjadi imbas kemarahan orangtua, bisa karena masalah    pribadi antara suami istri sekalipun masalah keuangan,
– Orangtua sering memaksakan kehendak mereka seperti di dunia pendidikan si anak, tentang jodoh dan pekerjaan,                                                                                  – Mereka terlalu cuek terhadap perkembangan pikiran anak,
– Perkataan kasar yang sering dilontarkan kepada si anak,etc.

Selain itu semua masih banyak lagi faktornya, dan mengapa sebagian daripada orangtua yang selalu begitu tak pernah intosfeksi diri ketika si anak mulai merasa depresi dan mulai memperlihatkan sifat – sifat yang memang sudah tidak wajar,
seharusnya orangtua bisa mengenal sifat anaknya, mengerti kondisi keadaan sianak, bisa memahami, wajar ketika banyak anak yang berontak, bandel, susah nurut dengan keinginan orangtua. Ketika orangtua mau berbicara baik -baik dan bisa memahami si anak, ga ada lagi anak yang berontak, bandel dan ga nurut. Seperti di dunia pendidikan, banyak orangtua yang selalu memaksa untuk anaknya sekolah disinilah disanalah ngambil jurusan inilah itulah, seharusnya tidak seperti itu, orangtua mesti bertanya kepada si anak pengennya si anak seperti apa, dan kalau memang orangtua punya usulan beritahu anak supaya si anak mendapatkan referensi dia medti kemana. Engga mungkin ada asep klo ga ada api. Anak sangat berharga bagi orangtua, begitu juga orangtua sangat berharga bagi anak. Anak sangat sayang sekali kepada orangtua, begitu juga orangtua sayang terhadap anaknya. Ga ada orangtua yang menyesal telah melahirkan anaknya kedunia ini, hanya orangtua yang ga punya perasaan dan ga punya akal sehat yang menyesal telah melahirkan anaknya.

Mungkin ini hanya pandangan saya saja

 

Ex: Aku hanya ingin bebas tapi masih dalam batas wajar!

Iklan

Entry filed under: mencarinya.

search Selangkah lagi

3 Komentar Add your own

  • 1. Abu Umar  |  Februari 3, 2011 pukul 12:14 pm

    Coba nanti kita sama2 liat kalau kita semua sudah jadi orang tua yang punya anak yg telah dewasa akan seperti apa diri kita…

    Balas
  • 2. Calon Bapak  |  Februari 4, 2011 pukul 7:02 am

    Betul kata Adit, apa yang kita dapatkan dari orang tua, kita jadina sebagai pelajaran untuk mendidik anak kita nantinya.

    ehemm, mau punya anak berapa sayang? 😳

    Balas
    • 3. Riri Zulfasari  |  Februari 4, 2011 pukul 10:09 am

      @pip: iya pip, semoga apa yg terjadi sama aq, ga terjadi sm qt dan cln anak qt. ehemm…mauuuuuuuuuuuuuuuu………….

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tweetku

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

KBBC


%d blogger menyukai ini: